Suasana cerah di penghujung bulan ini disambut dengan semangat kebersamaan melalui kegiatan rutin yang tak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga membangun karakter: Senam Bersama Akhir Bulan.
Seperti yang terlihat dalam foto, barisan peserta, mulai dari para siswa hingga guru, tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu dengan musik ceria. Kegiatan ini telah menjadi agenda wajib yang secara konsisten dilaksanakan setiap akhir bulan. Lebih dari sekadar membakar kalori, senam rutin ini adalah perwujudan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan yang positif, aktif, dan mendukung perkembangan optimal seluruh warganya.
Membangun Kebugaran Fisik dan Mental
Pentingnya kegiatan fisik seperti senam tidak dapat dipungkiri. Dalam kesibukan belajar dan mengajar sehari-hari, waktu untuk bergerak bersama sangatlah berharga. Senam membantu:
- Meningkatkan Kebugaran: Menjaga kesehatan jantung dan paru-paru serta melatih kekuatan otot.
- Mengurangi Stres: Gerakan ritmis dan musik yang menyenangkan berfungsi sebagai pelepas penat.
- Mempererat Kebersamaan: Berolahraga bersama menciptakan rasa kekeluargaan dan kekompakan yang kuat.

Senam dan Program “7 Kebiasaan Anak Hebat”
Kegiatan senam ini tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi erat dengan program pembentukan karakter unggulan sekolah, yaitu “7 Kebiasaan Anak Hebat”. Program ini mengadopsi prinsip-prinsip leadership dan pengembangan diri yang berfokus pada kebiasaan positif sehari-hari.
Dalam konteks senam, beberapa kebiasaan hebat yang secara implisit dipraktikkan antara lain:
- Jadilah Proaktif (Be Proactive): Kehadiran tepat waktu dan inisiatif untuk bergerak adalah wujud proaktivitas, tidak menunggu disuruh.
- Dahulukan yang Utama (Put First Things First): Mengalokasikan waktu untuk kesehatan fisik menunjukkan prioritas pada hal yang penting.
- Berpikir Menang-Menang (Think Win-Win): Mengikuti gerakan dengan tertib menciptakan suasana kondusif bagi semua orang untuk menikmati dan mendapatkan manfaat dari senam.
- Asah Gergaji (Sharpen the Saw): Senam adalah metafora sempurna untuk kebiasaan ini—meluangkan waktu untuk memperbaharui diri secara fisik, mental, dan emosional, sehingga siap menghadapi tantangan belajar dan bekerja di bulan berikutnya.
Melalui perpaduan kegiatan fisik yang sehat dan internalisasi nilai-nilai karakter, sekolah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga sehat secara jasmani dan kuat dalam karakter.
Kegiatan senam rutin akhir bulan ini adalah bukti nyata bahwa upaya mencetak “Anak Hebat” dimulai dari kebiasaan sederhana, namun dilakukan dengan penuh konsistensi dan semangat kebersamaan.
![]()





